Jangan Pernah Meremehkan Mereka Yang Masih Berdosa, Karena Allah Maha Membolak Balikkan Hati


akucintaislami.com - Siapapun kita saat ini jangan biasakan diri merasa lebih baik dari pada orang lain, karena sifat itu akan menjerumuskan kita kepada keegoisan. Sebab jika sudah terbiasa merasa lebih baik dari pada orang lain, sikap tidak terima ketika ditegur akan muncul secara perlahan-lahan.

Dan sikap itu juga akan menjadikan kita sosok yang selalu akan meremehkan orang lain, terlebih lagi pada orang-orang yang memang tengah melakukan kesalahan ataupun berdosa kepada Allah.

Tentu hati kita akan bergejolak meremehkannya, tetapi ingat sebelum hal itu menjamur di hati kita, jangan biasakan merasa lebih baik dari pada orang lain agar sikap meremehkan orang lain tidak selalu kita lakukan.

Sebab, Allah maha membolak balikkan hati, dan bisa saja dihari esok taubat mereka yang kita remehkan karena dosa yang diperbuatnya saat ini akan lebih tulus dari pada taubat yang kita lakukan selama ini. Jadi, tidak usah merasa jijik ataupun menganggap rendah orang lain hanya karena saat ini ia masih dalam keadaan khilaf. Karena memang tak ada manusia yang bersih tanpa dosa, maka jagalah sikap agar tidak seenaknya membawa diri. 

Apalagi terhadap sesama muslim, karena kekhilafan yang ia lakukan bukan alasan kita untuk memutus silaturrahim Maka, jadilah seorang muslim yang bijaksana dalam menyikapi suatu keadaan, sayangi ia dan bencilah perbuatan dosa yang dilakukannya. Jangan tinggalkan ia hanya karena tengah melakukan dosa, karena dia juga punya hak untuk kembali dalam jalan yang benar dengan bantuan kita sebagai sesama muslim. Karena memang tugas seorang muslim adalah saling mengingatkan dan saling mengajak pada kebaikan. Dan bagaimana sebuah tugas? Yaitu sebuah kewajiban yang harus kita laksanakan, maka jangan meremehkan ataupun meninggalkan mereka yang saat ini masih tengah berdosa.

Ingatlah, bahwa kita punya tugas mulia sebagai sesama muslim, jangan biarkan saudara kita terus menerus dalam kesalahan, karena dihadapan Allah semua yang kita lakukan akan dimintai pertanggung jawaban, termasuk sikap kita yang suka meremehkan orang lain sebab dosa-dosanya. Dan jika memang naluri kita adalah naluri seorang muslim, maka tentu kita tidak akan meninggalkan saudara kita berlama-lama dalam kenistaan. Karena jika menyadari bahwa sesama muslim adalah saudara, sudah pasti naluri untuk saling mengingatkan dan saling menjaga akan kita lakukan, tanpa harus memandang seberapa besar dosa yang tengah diperbuatnya.[hmroh]
loading...
Loading...
loading...

Subscribe to receive free email updates: