Raja Arab Saudi Tolak Pukul Beduk di Masjid Istiqlal, Ini Alasannya


akucintaislami.com - Kunjungan Raja Salman ke Masjid Istiqlal akan diagendakan pada tanggal 2 Maret 2017. Dua kegiatan yang dilakukan Raja Salman di Masjid Istiqlal, di antaranya melakukan salat sunah setelah salat Zuhur, dan menandatangani buku tamu sebagai kenang-kenangan.

Namun, ada satu kegiatan yang tidak dilakukan Raja Salman di Masjid Istiqlal. Padahal, kegiatan itu biasa dilakukan pemimpin negara lain, kala mengunjungi Masjid Istiqlal, yaitu memukul bedug. Alasan penolakannya karena memukul bedug merupakan perbuatan bid’ah.

“Mukul bedug secara simbolis, dia tidak mau karena dianggap bidah. Tradisi itu anti bagi mereka orang sahid (Arab),” ujar Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam, Jakarta Pusat, Jumat, 24 Februari 2017.

Pukul bedug di Masjid Istiqlal sendiri sebelumnya memang menjadi tradisi yang dilakukan beberapa kepala negara saat mengunjungi Masjid Istiqlal, di antaranya Presiden Barack Obama, Menteri Pertanian dan Sumber Daya Air Australia Barnaby Joyce, dan Ketua Majelis Permusyawaratan Politik Cina, Yu Zhengsheng.

Selain karena alasan bid’ah, menurut Abu Hurairah lantaran Raja Salman sudah renta dan  pihak Arab Saudi meminta dirinya untuk tidak banyak bergerak.

“Sebenarnya, Raja Salman bukan menolak, tapi karena usianya sudah renta dan sepuh diatas 80 tahunan, oleh karena itu pihak Arab Saudi meminta dirinya untuk tidak banyak bergerak, sehingga saat melakukan aktifitas disini pun ia akan menggunakan lift khusus karena memang kondisinya tidak memungkinkan,” ujarnya.

Bedug merupakan keunikan masjid-masjid di Nusantara dan menjadi salah satu ciri atau pembeda masjid yang ada di Indonesia dibandingkan dengan masjid-masjid di Arab Saudi yang memang tidak mempunyai bedug.

Bedung digunakan atau dibunyikan sebagai tanda masuk waktu salat. Pada hari-hari tertentu, bedug juga dibunyikan untuk merayakan hari raya keagamaan, seperti saat Idul Fitri, Idul Adha, malam takbir, atau pada malam tarawih.[stilsm]
loading...
Loading...

Subscribe to receive free email updates: