Perempuan yang Diganggu Jin dan Terjebak Paranormal

 akucintaislami.com - Yuyun Siti Kuraesin duduk melantai sambil berkomat-kamit dan meringis kesakitan. Sesekali, kepalanya menunduk ke arah kantong plastik yang bagian atasnya dia rentangkan dengan kedua tangan. Kemudian, dia memuntahkan cairan hingga terlihat seperti orang tercekik. Samar-samar, terdengar suara parau. Perempuan 40 tahun ini memohon ampun kepada sang Pencipta, “Astaghfirullah hal adzim… Astaghfirullah hal adzim…” Ustazah Brenda yang duduk di belakangnya melafalkan ayat suci Alquran sembari memijat pelan punggung Yuyun dari arah pinggang ke pundak. Brenda meminta Yuyun ikhlas untuk melepaskan hal-hal negatif yang selama ini membuatnya tertekan. Sementara, Ustaz Adam Amrullah yang berada di sisi kiri Yuyun meminta makhluk halus atau jin yang ia percaya merasuki tubuh Yuyun segera keluar. “Ini jinnya, jin kafir. Kita ajak masuk Islam dulu baru kita suruh keluar,” kata Adam kepada Liputan6.com di Masjid Ash-Shaff, Emerald, Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (10/10/2016). Menurut Adam, jin yang berada di tubuh Yuyun sudah merasa terbakar sejak dibacakan ayat suci. Adam menuntut jin itu untuk mengucapkan dua kalimat syahadat. Dengan terbata-bata, suara parau yang keluar dari Yuyun membaca kalimat syahadat. Selepas itu, Adam meminta jin yang ada di tubuh Yuyun keluar lewat dahak yang dimuntahkan Yuyun.

Ritual rukyah kali ini merupakan yang kesekian kali dijalani perempuan asal Bandung ini. Ia sudah mulai menjalani rukyah sejak 2015. Sebelum bertemu Adam Amrullah, Yuyun sudah berulang kali datang ke sejumlah tempat pengobatan alternatif. Sebab, dia mengaku sudah diganggu jin sejak kecil hingga usianya 40 tahun, seperti saat ini. “Terutama yang lebih kena itu ke psikis saya,” kata Yuyun.

Guru matematika di sebuah lembaga bimbingan belajar ini menerangkan, gangguan yang diidapnya sempat membuat keluarga besarnya khawatir. Ibundanya, kata dia, bahkan sempat membawa Yuyun ke seorang kiai yang mengaku perukyah handal. Ingatan tentang kiai ini membekas di benak Yuyun. Bagaimana tidak, sang kiai itu mewartakan dirinya terkena sihir. Keterangan itu diikuti dengan pemberian jimat buat penangkal jin.

Setelah bertahun-tahun mengikuti cara tersebut, Yuyun jengah. Dia mulai menyadari ada yang tak beres dengan pengobatan yang diberikan sang kiai. Belakangan, Yuyun sadar metode pengobatan dari lelaki yang mengaku kiai tersebut mirip paranormal. Ini lantaran metode pengobatan yang dilakukan bertentangan dengan ajaran Alquran dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. “Saya sering dikasih yang namanya isim. Isim itu jimat,” tutur Yuyun.

Di tengah kebimbangan itu, Yuyun bertemu dengan Adam. Pertemuan mereka terjadi pada 2015. Seingat Yuyun, Adam merupakan orang ke-9 yang merukyahnya. Setelah bertemu Adam, Yuyun menyadari metode rukyah yang digunakan Adam benar-benar berbeda. Selain mengedepankan cara halus dalam merukyah pasien, Adam menekankan pentingnya berserah diri dalam proses rukyah. Kembali ke jalan yang diridai Allah SWT. “Ustaz Adam mengajarkan kembali ke Alqur'an dan Sunnah,” katanya.

Keberadaan perukyah yang menggunakan metode non-syariah tak dimungkiri Adam Amrullah. Bapak dua anak ini mengaku banyak paranormal yang mengaku menjadi perukyah. Namun, metode yang digunakan berseberangan dengan Alquran dan Sunnah. Seperti menggunakan kembang tujuh rupa atau uang muka sebelum pengobatan. Ini, kata Adam, jelas berseberangan dengan tradisi Nabi Muhammad.

Adam menyebut rukyah jenis ini dengan sebutan rukyah syirkiyah atau rukyah dengan cara syirik. Rukyah jenis ini, kata dia, lazim terjadi saat ini. Perukyah palsu itu mencoba mengambil untung dari tiap orang yang hendak berobat. Akibatnya, banyak orang yang rugi atas tindakan perukyah syirkiyah tersebut. “Dukun seperti ini banyak. Makanya kami hadir. Kalau tahu jahatnya dukun, jahat luar biasa,” ucap Adam.[lpt6]
loading...
Loading...
loading...

Subscribe to receive free email updates: