Siapakah Abu Sayyaf Penyandera 10 WNI?

Sebanyak 10 awak kapal asal Indonesia disandera oleh kelompok militan Abu Sayyaf. Para awak kapal asal itu berada di kapal tongkang Anand 12. Kapal tersebut membawa 7.000 ton batubara.

Kapal dibajak saat dalam perjalanan dari Sungai Puting, Kalimantan Selatan, menuju Batangas, Filipina Selatan. Kapal tersebut dibajak bersama dengan kapal tunda Brahma 12.

Sumber: google.com

 Seseorang yang mengaku dari kelompok Abu Sayyaf menghubungi pemilik kapal pada 26 Maret 2016. Dalam komunikasi melalui telepon kepada perusahaan pemilik kapal, pembajak/penyandera menyampaikan tuntutan sejumlah uang tebusan.

Siapakah kelompok Abu Sayyaf itu? Dari berbagai sumber yang dihimpun Metrotvnews.com, Abu Sayyaf merupakan kelompok separatis yang terdiri dari milisi Islam.

Basis mereka ada di sekitar kepulauan selatan Filipina. Antara lain di Jolo, Basilan, dan Mindanao. Angkatan Bersenjata Filipina menyebut kelompok ini dipimpin Khadaffi Janjalani.

Belakangan, kelompok yang juga dikenal sebagai Al Harakat Al Islamiyya. Al Harakat memperluaskan jaringannya ke Malaysia dan Indonesia.

Kelompok ini bertanggung jawab terhadap sejumlah aksi-aksi kejahatan, seperti pengeboman, pembunuhan, penculikan, dan pemerasan. Aksi-aksi itu dilakukan untuk mendirikan negara Muslim di sebelah barat Mindanao dan Kepulauan Sulu.

Aksi-aksi itu juga untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi terciptanya negara besar yang Pan-Islami di Semenanjung Melayu (Indonesia dan Malaysia) di Asia Tenggara.

Abu Sayyaf berasal dari bahasa Arab. Abu berarti pemegang dan Sayyaf bermakna pedang. Beberapa anggota kelompok ini pernah belajar atau bekerja di Arab Saudi dan mengembangkan hubungan dengan mujahidin ketika bertempur dan berlatih di Afganistan dan Pakistan.

Sumber: news.metrotvnews.com
loading...
Loading...
loading...

Subscribe to receive free email updates: