Insinyur Bersujud di Kaki Tukang Sampah

Foto ini membuat hati banyak orang terharu. Klanarong Srisakul yang baru lulus kuliah dan mendapat gelar insinyur bersujud dan mencium kaki seorang tukang sampah. Pria paro baya itu adalah ayahnya sendiri.

Lulusan universitas bergengsi, Chulalongkorn University itu juga menuliskan pesan berisi ucapan terimakasih tak terkira pada sang ayah, yang bekerja keras sebagai sopir truk sampah, demi membiayai kuliahnya.

"Ayahku tak punya pekerjaan yang keren. Ia adalah sopir truk sampah. Saat masih kecil aku sering merasa malu gara-gara pekerjaan ayah. Menyesalkan mengapa ia tak memakai seragam tentara atau polisi yang gagah seperti ayah-ayah yang lain," tulis Klanarong Srisakul, seperti dikutip dari situs Thai Vista, Sabtu (31/10/2015).

Seiring berjalannya waktu, ayah-anak tersebut mulai berbagi mimpi. Klanarong mengatakan, ayahnya yang tak pernah kuliah memimpikan sang putra bisa belajar hingga universitas.

"Ayah berkata, keluarga kami tak punya banyak harta, namun ia bisa memberikanku bekal pendidikan," tambah dia.

Suatu hari, Klanarong ingin jadi tentara. Namun, gagal dalam ujian. Saat melihat ayahnya diam-diam menangis, pemuda itu bertekad, ia harus berhasil. Tak boleh gagal!

Dan tekadnya menjadi penyemangat saat mengikuti ujian masuk di universitas ternama di Thailand: Chulalongkorn University.

Kelulusan Klanarong menjadi kebanggaan seluruh keluarganya. Terutama sang ayah. Kisah suksesnya juga menjadi contoh bahwa mobilitas sosial adalah hal yang bukan mustahil di Negeri Gajah Putih.

"Aku ingin ayah bahagia dengan kesuksesan yang kita perjuangkan mati-matian. Putra seorang tukang sampah akhirnya bisa membuat bapaknya bangga. Jangan merasa malu, ayah adalah pria yang baik, bukan sosok inferior bagi siapapun. Aku merasa bangga padamu," tulis Klanaron, sambil menunjukkan fotonya yang berlutut di depan sang ayah.

Foto itu kemudian menyebar ke seantero Thailand, juga dunia, memberikan perasaan hangat pada siapapun yang melihatnya.
Klanarong yang kini bekerja di perusahaan swasta bermimpi, suatu hari nanti ia bisa membelikan sang ayah sebuah tambak udang.

Belakangan, sejumlah anak muda di Thailand mengungkapkan terima kasih kepada orang tuanya melalui media sosial, termasuk Khanittha Phasaeng, pemenang kontes kecantikan di Thailand, yang berlutut di depan ibunya, seorang pemulung.
Diduga kuat, ekspresi rasa hormat pada orangtua -- apapun latar belakarng profesi mereka --terinspirasi dari iklan-iklan inspiratif di Thailand, yang menyentuh rasa kemanusiaan alih-alih hanya bertujuan komersil. (Ein/Ali)
Sumber
loading...
Loading...
loading...

Subscribe to receive free email updates: