Jangan Pernah Memakai Pantyliner Jika Tak Haid, Ini Alasannya

Pantyliner adalah sejenis pembalut namun berukuran lebih tipis dan kecil biasanya dipakai oleh wanita saat sedang tidak haid. Tujuannya beragam, bisa untuk menjaga kebersihan dari keputihan, atau sekedar berjaga-jaga agar celana tidak kotor dan bau.
Namun ternyata menurut dr Budi Iman Santoso‎, Sp OG (K) yang menjabat Kepala Departemen Obgyn RS Cipto Mangunkusumo FKUI, memakai pantyliner tidak disarankan apalagi jika setiap hari. Mengapa? Alasannya adalah ia malah akan memicu tumbuhnya kuman lebih banyak.
“Penggunaan pantyliner itu enggak bagus. Enggak boleh digunakan setiap hari. Hanya gunakan pantyliner untuk haid karena kebiasaan ini hanya akan membuat wanita sengsara,” jelas dr Budi seperti dilansir laman Liputan6 (17/3).
Kebiasaan memakai panty setiap hari membuat sirkulasi udara di area vital menjadi terhambat. Saat cuaca panas maka wilayah Miss V tersebut akan menjadi lembab dan suhunya naik. Itu membuat kuman dan bakteri merugikan tumbuh lebih pesat, hingga memicu penyakit.
Menurut dr Budi, kondisi kulit sekitar vagina harus kering dan tidak lembab agar pertumbuhan bakteri tidak merajalela. Jika menggunakan pembalut terus maka kondisinya pasti panas, lembab oleh keringat dan malah memicu keputihan.
“Kalau pakai pantyliner jadi basah dan justru akan menyebabkan keputihan menjadi sering. Bila labia tertutup, salurannya akan terganggu dan bisa susah mens. Darah yang masuk ke perut, bikin susah hamil nantinya,” tambah dia.
Sumber
loading...
Loading...
loading...

Subscribe to receive free email updates: